Jumat, 31 Mei 2013
Review Novelku
Apakah itu cinta?
Saat kita menyukai seseorang selama lebih dari satu tahun tanpa ada kejelasan perasaan darinya...
Lalu kenapa rasa itu hilang saat ada orang yang lebih peduli pada kita...
Membuat kita percaya dan menyerahkan hati kita padanya...
Dan sebelum bahagia itu diraih, kita kehilangannya...
Akankah dia kembali?
Delvina, seorang cewek yang menyukai Dimas dalam diam selama 1 tahun lebih...
Saat Delvina mulai lelah menyukai Dimas, muncullah Alvin...
Seorang cowok yang memberinya semangat baru...
Membuatnya menyerahkan hatinya pada Alvin...
Namun, kecelakaan terjadi.
Delvina amnesia dan tidak mengingat Alvin...
Bagaimana mereka bisa bersatu?
Selengkapnya hanya di novel terbaru saya!
Senin, 20 Mei 2013
Part 17 - Akhir dari Sebuah Cerita
“Assalamu alaikum!” seruku setiba di kelas.
“Kum salam” jawab Claudine.
“Lho? Claudine? Tumben datangnya pagi. Bener-bener
berubah deh” kritikku.
“Ya iyalah. Masa’ nggak ada perubahan? ABCDE gitu.. Aduh Bo, Capek Deh Eke”
lagak Claudine.
“Oh, ya! Maafin aku, ya kalau ada salah” ucapku.
“Same same
gitu” ucapnya.
“Vivi!” panggil Siska.
“Hai! Minal aidzin, ya?”.
“Yoi!” ucapnya. Kedatangan Siska disusul oleh Dian
dan...Dika.
“Aduh-aduh. Pagi-pagi gini udah be-gosip. Baru juga
lebaran!” ucap Dika.
Part 16 - Hikmah Lebaran
“DUK!!! DUK!!! DUK!!! Allahu akbar... Allahu akbar...
Allahu akbar... La ilaha ilallah...” suara bedug dan takbir mulai
dikumandangkan dari seluruh masjid. Dan tepat saja! Sekarang lagi lebaran!!!
Aku segera mengirim SMS sama Claudine, Dian, ma Siska!!! Isinya :
Part 15 - Putus sama Dika
“Kakak mau beli baju yang kayak apa?” tanyaku.
“Ng... kayak apa, ya?” tanya kak Ardian pada dirinya
sendiri. “Kamu sendiri?” sambungnya.
“Aku sih mau cari baju warna putih lengan panjang sama
celana atau rok putih panjang sama serudung putih sama sepatu atau sandal warna
putih” jawabku lengkap.
“Hati-hati” ucapnya.
“Eh? Hati-hati kenapa?” tanyaku.
“Ntar dikira pocong lagi putih-putih” canda kak Ardian.
“Iiih.. jahat deh..” aku merajuk.
Kak
Ardian tersenyum, “Ya udah. Sekarang kita cari bajumu dulu aja yuk?”.
Part 14 - Dika Selingkuh?
HUWAAAAA!!!! Aku kangeen berat sama Dika!!! Udah 8 hari
nggak ketemu sieych... Kayak apa,ya cara ketemunya? Aku telepon Claudine sama
Dian ah~~~!!!
“Halo, assalamu alaikum” sapaku.
“Wa alaikum salam. Cari siapa,ya?”.
“Claudine-nya ada?”.
“Ya saya sendiri. Ni sapa?”.
“Ni Vivi. Dine, kamu hari ini bisa keluar nggak?”.
“Bisa aja. Memang mau ke mana?”.
“Maunya sih ke mall. Kalo’ bisa, ajak Dian juga,ya?”.
“Iya. Kebetulan Diannya ada di sini. Kita kumpul di
mana?”.
Part 13 - Jadian sama Dika
“Pagi Dian! Pagi Claudine! Pagi SiskaTumben hari ini
Claudine berangkatnya pagi?” godaku.
“Ya dong. Harus ada perubahan di dalam diri seorang
Claudine” Claudine mandramatisir.
“Eh, Vi! Gimana tunangannya? Jadi?” tanya Siska. Aku
tersenyum.
“Pagi, Ika!” sapa Dika.
“Pagi, Dika!” balasku.
Setelah Dika menempati kursinya, Claudine, Siska dan Dian
keheranan.
“Ika?” tanya Claudine.
Part 12 - Batal Tunangan
Menelpon Claudine untuk datang ke sini. Setelah Claudine
datang, aku menceritakan semuanya.
“Lebih baik, kamu putusin aja kak Ardian sekarang.
Daripada kamu bohongin perasaanmu sendiri” usul Claudine.
“Iya. Tapi kamu ngomongnya baik-baik. Jangan langsung
minta putus” Dian menambahkan. Aku merenung sesaat. Hpku berbunyi.
“Halo, assalamu alaikum”.
“Wa alaikum salam. Cha, kamu cepetan pulang gih. Ada yang
mau papa mama bicarain”.
Langganan:
Postingan (Atom)
